Sabtu, 08 Maret 2025

Sejarah dan Konsep Linguistik Terapan bagian 4

 1.     Pengaruh Anglo-Amerika dalam Dominasi Istilah "Linguistik Terapan"

 


Akademik dan Lembaga Pendidikan

Dominasi akademik Anglo-Amerika dalam linguistik terapan tidak hanya karena inovasi ilmiah tetapi juga karena peran lembaga pendidikan tinggi yang kuat dalam penyebaran disiplin ini. Universitas seperti University of California, Los Angeles (UCLA), University of Michigan, dan University of Edinburgh menjadi pusat utama penelitian dan pengajaran linguistik terapan. Melalui program akademik mereka, istilah "linguistik terapan" diperkenalkan secara luas ke komunitas ilmiah global (Kaplan, 2010).

Publikasi dan Penyebaran Literatur

Jurnal dan publikasi dalam bahasa Inggris memainkan peran penting dalam menyebarkan konsep linguistik terapan. Jurnal seperti Applied Linguistics dan The International Journal of Applied Linguistics yang diterbitkan di Amerika dan Inggris menjadi rujukan utama dalam penelitian linguistik terapan. Menurut Davies (2007), "kebanyakan literatur dalam linguistik terapan berasal dari Amerika Serikat dan Inggris, yang mencerminkan dominasi akademik mereka dalam bidang ini" (hlm. 34).

Pengaruh dalam Pengajaran Bahasa

Salah satu aspek utama dari linguistik terapan yang berkembang di dunia Anglo-Amerika adalah pengajaran bahasa kedua. Model pengajaran bahasa berbasis linguistik, seperti pendekatan audiolingual dan metode komunikatif, banyak dikembangkan di Amerika Serikat dan Inggris sebelum menyebar ke negara lain (Richards & Rodgers, 2014). Kebijakan bahasa di kedua negara ini juga berkontribusi pada pengaruh linguistik terapan secara global, misalnya dalam pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (ESL/EFL).

Jumat, 07 Maret 2025

Sejarah dan Konsep Linguistik Terapan bagian 3

 1.     Istilah "linguistik terapan" dianggap sebagai penemuan Anglo-Amerika?



Linguistik terapan adalah bidang studi yang memanfaatkan teori dan metode linguistik untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan bahasa dalam kehidupan nyata. Bidang ini mencakup berbagai aspek, seperti pengajaran bahasa kedua, penerjemahan, forensik linguistik, dan pemrosesan bahasa alami. Meskipun konsep penerapan linguistik telah ada selama berabad-abad, istilah "linguistik terapan" secara khusus diakui sebagai konsep yang berasal dari tradisi Anglo-Amerika (Kaplan, 2010). Artikel ini membahas asal-usul istilah ini dan bagaimana dominasi akademik Anglo-Amerika berperan dalam pengembangannya.

Asal-usul Linguistik Terapan

Kontribusi Amerika dalam Pengembangan Linguistik Terapan

Linguistik terapan berkembang pesat pada pertengahan abad ke-20 di dunia Anglo-Amerika, terutama di Amerika Serikat dan Inggris. Wilayah ini memainkan peran utama dalam mempopulerkan istilah "linguistik terapan" melalui berbagai lembaga akademik dan penelitian. Salah satu faktor utama yang mendorong perkembangan ini adalah meningkatnya kebutuhan akan pengajaran bahasa asing setelah Perang Dunia II (Davies & Elder, 2004).

Dalam konteks ini, Charles C. Fries dari Universitas Michigan menjadi salah satu pionir dalam penggunaan linguistik untuk mengembangkan metode pengajaran bahasa yang lebih efektif. Ia menekankan bahwa "penelitian linguistik harus memiliki aplikasi langsung dalam proses pembelajaran bahasa" (Fries, 1945, hlm. 12). Gagasan ini memperkuat pengakuan bahwa linguistik dapat digunakan untuk tujuan praktis, yang kemudian menjadi fondasi linguistik terapan.

Peran Inggris dalam Linguistik Terapan

Di Inggris, perkembangan linguistik terapan dipengaruhi oleh ilmuwan seperti A. S. Hornby dan kelompok yang bekerja di University of Edinburgh serta University of London. Hornby, yang dikenal melalui karyanya dalam penyusunan kamus bahasa Inggris, berkontribusi pada pendekatan struktural dalam pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (Howatt & Widdowson, 2004). Pendirian British Association for Applied Linguistics (BAAL) pada tahun 1967 memperkuat posisi Inggris sebagai salah satu pusat utama linguistik terapan.