Ontologi dan Aksiologi Karya Perspektif Al-Qur’an

    

Abstrak

Mengapa manusia berkarya atau mencipta? Pertama; untuk mengaktualisasikan Tuhannya Yang Menciptakan yakni Allah Yang Esa. Kedua; untuk mengaktualisasikan dirinya sendiri sabagai ciptaan Tuhan, sebagai penerima amanah (tanggung jawab), dan sebagai khalifah atau wakil Tuhan di bumi dan pemimpin bagi alam semesta pada umumnya. Karya manusia bukan sesuatu hal yang justru menyamakan dirinya dengan makhluk-makhluk lain, baik dalam bentuk fisik maupun non-fisik. Sebagai bentuk aktualisasi Ilahiyah maka karyamanusia merupakanalatuntuk membantudirinya menjalani fitrah Allah (Pencipta) menuju hakekat hidup sampai waktu yang ditentukan. Dari itu, semua karya manusia akan dipertanggung jawabkan di hadapan-Nya terutama dalam hal pemanfaatan karya. Samua karya yang bertentangan dengan missi penciptaan, dengan sendirinya akan terungkapdi dunia ini (34:49, 21;18, 17:81) dalam bentuk deaktualisasi Ilahiyah. Olehnya itu, karya manusia pulalah yang mancelakakan manusia sendiri dan bahkan menguasai manusia, hinggakaryatersebutdipertuhankan.

Judul: Ontologi dan Aksiologi Karya Perspektif Al-Qur’an

Penulis: Hamdan

ISBN : 978-623-10-5432-6

Tahun Terbit: 2024

Penerbit: CV. Cemerlang Publishing

Dokumen Tersedia (Full-text):

DOWNLOAD PDF (NASKAH LENGKAP)

Format: PDF | Ukuran: [10 MB]

Daftar Pustaka

  • Adi, Isbandi Rukminto. Psikologi Pekerjaan Sosial dan Ilmu

    Kesejahteraan Sosial: Dasar-dasar pemikiran. Cet.1;

    Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 1994.

    Al-Baghawi, Abu Muhammad al-Husain bin Mas'ud.

    Ma'alim at-Tanzil, Juz 20. Beirut: Dar Ihya al-Turath

    al-Arabi, t.th.

    al-Baqy, Muhammad Fuad ‘Abd. Mu’jam al-Mufahras li

    Alfaz al-Qur’an al-Karim. Dar al-Kutub al-Mishriyah,

    1364 H.

    al-Faruqi, Ismail Raji. Tawhid; Its implikations for Thought

    and Life, dalam terjemahan Rahmani Astuti; Tauhid.

    Cet. 1; Bandung: Pustaka, 1988.

    Alfian, “Islam dan peradaban Dunia Baru: Revolusi

    Komunikasi/Informasi Globalisasi Ekoummi &

    Budaya”, Festival Istiqlal (Simposium). Jakarta, 1991.

    al-Gazali, Abu Hamid ibn Muhammad ibn Muhammad ibn

    Muhammad. Tahfut al-Falasifah. Sulaiman Dunya

    (Ed.) Cet. 5; Kairo: Dar al-Ma’arif, 1966.

    Alhaddad, Ibrahim Hasan. “Perdagangan dan

    Kewiraswastaan Ummat Islam: Suatu Kajian Historis

    di Sulawesi”. Makalah Seminar; IAIN Alauddin

    Ujungpandang, 1995.

    Ali, Abdillah Yousuf. The Glorius Kur’an Translation and

    Commentary. Beirut: Dar al-Fikr, t.th.

     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar