PANCASILA DAN ETIKA DIGITAL TEKNOLOGI INFORMASI moral dan kebangsaan di era digital

   

Abstrak 

Buku ini membahas penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan moral dan etika di era digital. Dimulai dari pengertian, sejarah, dan perkembangan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, buku ini menjelaskan relevansinya terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial masa kini.

Pancasila dikaji sebagai sistem filsafat, ideologi terbuka, dan pedoman hidup yang mampu menuntun perilaku manusia di dunia digital. Setiap sila dibahas dalam konteks teknologi, seperti etika penggunaan AI, perlindungan data pribadi, demokrasi digital, keadilan akses teknologi, hingga peran media sosial terhadap persatuan bangsa.

Selain itu, buku ini menyoroti hubungan Pancasila dengan UUD 1945 dan HAM dalam perlindungan hak digital warga negara, serta tantangan ideologis di tengah globalisasi dan arus teknologi informasi.

Bagian akhir menegaskan pentingnya penguatan karakter mahasiswa dan profesional TI berbasis nilai Pancasila sebagai upaya mewujudkan etika digital, ketahanan nasional, dan tanggung jawab sosial di dunia maya.

Secara keseluruhan, buku ini menjadi panduan untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas moral bangsa di era transformasi digital.

Judul: PANCASILA DAN ETIKA DIGITAL TEKNOLOGI INFORMASI moral dan kebangsaan di era digital

Penulis: Abd Asis; Ashabul Kahpi; Andriani; Muslihan; & Hasbullah

ISBN: 

Tahun Terbit: 2026

Penerbit: CV. Cemerlang Publishing

Dokumen Tersedia (Full-text):

DOWNLOAD PDF (NASKAH LENGKAP)

Format: PDF | Ukuran: [10 MB]

Daftar Pustaka

  • Apriliani, N. (2025). Pancasila sebagai solusi dalam mengatasi tantangan digital: Etika dan penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital. Mister: Jurnal…, (Volume/Halaman). (Jurnal Serambi Mekkah)

    Arifin, Z. (2025). Etika digital dan isu moralitas dunia siber: Pendekatan Pancasila. Pontianak: Untan Press.

    BPIP. (–). Internalisasi nilai-nilai Pancasila menguatkan NKRI. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. (BPIP)

    Dewi, A. (2025). Studi kasus pelanggaran etika TI dan penyelesaiannya berdasarkan nilai Pancasila. Jakarta: Prenadamedia Group.

    Firmansyah, R. (2025). Digital ethics and Pancasila: Synergy for student transformation through digital technology innovation projects. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 5(1), 89–100. (E-Jurnal Pancasila)

    Fitriani, R. (2025). Pancasila dan HAM: Perspektif digital dan hak dasar. Jakarta: Kencana Prenada.

    Hambali, H. (2024). Pancasila: Ideologi negara dalam pendekatan pendidikan. Semnas FIP Journal, (Volume/Halaman). (Jurnal UMJ)

    Handoko, A. (2023). Paparangan sistem filsafat Pancasila dalam pengambilan keputusan teknologi. Malang: UB Press.

    Hidayat, U. (2024). Pancasila sebagai sistem filsafat: Filsafat praktik di era teknologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

    Indah, N. (2023). Pancasila dan UUD 1945: Landasan konstitusional pancasila digital. Bandung: Alfabeta.

    Intekom Research Team. (2025). Peran Pancasila di era digital dalam membimbing masyarakat untuk menggunakan teknologi. Indonesian Journal of Economics, Management, and Accounting (IJEMA), 2(1), 59–65. (Intekom Journal)

    Irawan, A. M., Alifia, Z., & Sartika, R. (2025). Literature analysis: Pancasila as the foundation of ethics in the digital era. Journal Civic and Social Studies, 9(1), 98–108. (Garut Journal)

    Kartika, L. (2025). Nilai persatuan dan integrasi nasional melalui teknologi. Yogyakarta: Deepublish.

    Kusuma, Y. (2024). Relevansi sejarah Pancasila terhadap etika nasional di era digital. Semarang: Polije Press.

    Mahendra, A. (2023). Ideologi terbuka: Pancasila dalam dinamika global (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

    Martono, S. (2023). Pancasila dan ketahanan nasional di era teknologi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

    Nugraha, D. (2023). Pancasila dalam dunia kerja dan profesi teknologi. Bandung: CV Mandalamedia.

    Pancasila sebagai ideologi bangsa: Perwujudan nilai... (2024, Agustus). Appihi Majelis Journal. (Appihi Journal)

    Pancasila sebagai ideologi terbuka: Makna dan implementasi. (2024, Desember 9). Pendidikankewarganegaraan.com (Online). (Pendidikan Kewarganegaraan)

    Pratama, E. (2025). Perlindungan hak digital warga negara: Tinjauan Pancasila. Solo: UNS Press.

    Prosiding ICGEL. (2025). Penguatan etika politik Pancasila di era digital. Prosiding ARIPI. (Prosiding ARIPI)

    Putra, B. (2023). Karakter Mahasiswa dan nasionalisme digital: Membangun integrasi melalui Pancasila. Surabaya: Airlangga University Press.

    Rahayu, S. (2024). Cyberwar dan nasionalisme digital: Perspektif Pancasila. Jakarta: Rajawali Press.

    ResearchGate Contributor. (2022). Pancasila as an ethical system. Journal of Education Technology Information, Social Sciences and Health, 1(2). (ResearchGate)

    Sari, L., & Prasetyo, H. (2023). Etika digital berbasis nilai Pancasila. Jakarta: Rajawali Press.

    Sejurnal.com. (2024). Peran pendidikan Pancasila dalam membentuk... Jurnal Manajemen dan Ilmu Pendidikan, (Volume/Halaman). (Sejurnal)

    Setiawan, T. (2024). Etika algoritma dalam e-governance: Analisa nilai Pancasila. Jakarta: Gramedia.

    Sidyanusa Journal. (2025). The role of Pancasila in preserving local wisdom in the digital era. Jurnal…, (Volume/Halaman). (Sidyanusa E-Journal)

    Suryadi, T. (2024). Peran mahasiswa sebagai agen perubahan berbasis karakter Pancasila. Bandung: Libri.

    The Role of Pancasila as an Open Ideology [Article by Febriyanto]. (2025). Jurnal Scientia Indonesia, 4(1), 27–46. (ResearchGate)

    Wicaksana, P. (2024). Nilai kemanusiaan dan keadilan sosial dalam akses teknologi. Jakarta: Bumi Aksara.

    Wikipedia Contributors. (2025). Asas tunggal Pancasila. Wikipedia. (Wikipedia)

    Wikipedia Contributors. (2025). Pancasila (politics). Wikipedia. (Wikipedia)

    Yulianti, M. (2025). Perlindungan data pribadi berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Yogyakarta: ANDI.          

    Yusuf, N., Wibowo, A. P., & Budiono. (2024). Digital citizenship education: Pancasila as a source of digital ethics in Indonesia. Journal of Education and Development, 9(1), 70–83. (Pujia Unismuh Makassar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar